review:i told you life isnt going to be that very much beautiful

Va dove Ti porta il cuore [pergilah kemana hati membawamu]
– susanna tamaro

gw baru baca sekitar tiga bab dan ‘agak’ menyerah kemudian berpikir untuk meneruskan baca lain kali, tunggu mood dan strength. sebenernya cuman baca segitu gak pantes udah nulis review, tapi gw pengen nulis reviewnya, gimana dong xp. dari 77 halaman lebih yang sudah dibaca dari 200an halaman yang ada, rasanya gak ada feeling lain yang kerasa selain jantung di-slice tipis-tipis dan perut dipuntir. bahkan dari baca pengantar saja gw udah ngerasa tertampar keras-keras. oke, mungkin gw terlalu sentimentil. tapi banyak kalimat-kalimat pahit yang memang harus ditelan dari tiap halamannya. it hurts but its true. yes yes it is a love story, of a human to another, and also about surviving this life, HOWEVER it is and it would be. ceritanya terasa sangat dekat, terjangkau jari. bahkan mungkin ada yang juga merasakan pengalaman yang sama dengan yang ditulis disini. flowing nya terasa. perubahan terlihat, dan terjadi dalam kurun waktu yang masuk akal, meskipun alurnya maju mundur. pemilihan katanya sensitif, menyampaikan langsung apa yang dimaksud ke hati - bukan ke otak [bravo buat si penulis dan penerjemahnya!] mungkin gw terlalu takut untuk ngerasain feeling2 sepahit itu. hmpf. atau mungkin sebenernya tidak sepahit itu, tapi suasana hati saya sedang bermasalah waktu itu. apapun. you’ll find moral in this story. dan jika kamu sedih saat membaca buku ini, usahakan jangan ciptakan kisah yang minimal sama sedihnya dengan cerita ini. pilih sikap yang lebih baik. sesuai bait puisi di back cover buku ini : " Dan kelak, di saat begitu banyak jalan terbentang di hadapanmu
dan kau tak tahu jalan mana yang harus kauambil, janganlah memilihnya dengan asal saja, tetapi duduklah dan tunggulah sesaat. Tariklah napas dalam-dalam, dengan penuh kepercayaan, seperti saat kau bernapas di hari pertamamu di dunia ini.
jangan biarkan apapun mengalihkan perhatianmu, tunggulah dan tunggulah lebih lama lagi. berdiam dirilah, tetap hening, dan dengarkanlah hatimu.
lau, ketika hati itu bicara, beranjaklah,
dan pergilah kemana hati membawamu "

pada pengantarnya ditulis bahwa ada isu2 feminisme yang terkandung dalam buku ini. well, sebagai bukan pengamat feminisme, i just ignore the statement. gak ngerti juga sebenernya. huhuh. this is life, mixed up of too many things. another thing, buku ini termasuk hasil misi kebudayaan Italia. Italia bukan termasuk kebudayaan yang sepopuler Jepang di Indonesia. for you who would like to know how Italians think, speak, and feel, read this.
setelah baca sebagian kecil buku ini, gw cukup yakin untuk reconfirm : "i told you life isnt always beautiful" yeah yeah, lucky you people who has beautiful life

ps. terimakasih buat pipit yang ngasih buku ini. maaf baru sempet dibaca. sebagai sesama kampustressmania taulah kenapa c=

Leave a Reply